• gambar
  • gambar
  • 12
  • covid 19

Selamat Datang di Website SMKN 2 Bunguran Barat

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMK NEGERI 2 BUNGURAN BARAT

NPSN : 11003175

Jl.Ki Hajar Dewantara RT.11 RW.04 Batubi Jaya Kec.Bunguran Batubi Kab.Natuna


smkn2bbr@gmail.com

TLP : 081364261112


          

Banner

Jajak Pendapat

Menurut anda Wabah Corona berbahaya atau tidak?
Berbahaya
Biasa Aja
Tidak berbahaya
  Lihat
Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Cukup
  Lihat

Statistik


Total Hits : 111301
Pengunjung : 62436
Hari ini : 64
Hits hari ini : 169
Member Online : 32
IP : 3.81.172.77
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Deny Wahyu Hidayat (Guru)
    2021-10-29 17:32:28

    SMK HEBAT, SMK BISA
  • Ahmad Hanafi (Guru)
    2020-12-17 09:32:45

    Wala taiatsu mirrouhillah...
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-06-08 17:47:36

    Badai Pasti Berlalu
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-05-26 08:43:16

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-05-10 17:53:42

    Bismillah
  • Ahmad Hanafi (Guru)
    2020-05-08 20:01:03

    Tetap Tenang dan Sabar adalah Kuncinya..... InsyaAlloh.. #Dirumahaja
  • Deny Wahyu Hidayat (Guru)
    2020-04-26 11:09:18

    undefined
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-04-25 10:25:51

    Selamat menjalankan Ibadah Puasa Bulan Suci Ramadhan 1441 H 2020
  • Deny Wahyu Hidayat (Guru)
    2020-04-21 23:51:45

    SMK BISA
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-04-17 12:47:02

    Syukur dan Ikhlas

ANDA BINGUNG MENJADI GURU  SEKOLAH VOKASI “DISINI TIPSNYA”




Sekolah vokasi merupakan pusat pengelolaan subyek didik (siswa) / SDM ditingkat menengah oleh satuan pendidikan yang dilakukan oleh guru supaya siswa yang belum bisa bekerja menjadi siap bekerja, yang belum kompeten menjadi kompeten  sesuai standar kelulusuan yang telah ditentukan. Hal ini sebagaimana Carr & Hartnett dalam Supriyanto (2018:36) menegaskan bahwa regeneration and modernization of industry pendidikan vokasi (kejuruan) diperuntukan untuk siap bekerja development and growth of modern society dan merupakan regenerasi yang dapat digunakan pada dunia industri serta tingkat kelayakan secara sosial.

 

Guru vokasi itu  bermindsite sesuai tujuan konsep guru penggerak yaitu sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid (siswa), menciptakan ekosistem pendidikan yang berdaya dan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar murid (siswa).

 

Adapun sekolah vokasi itu antara lain; (1) SMK CoE/ Center of Excellence ( lulusannya cerdas Sorf Skill dan adaptif IDUKA/ Insustri dan Dunia Kerja)., (2) SMK PK /Pusat Keunggulan ( peningkatan kualitas dan kinerja serta sorf and hard skill, bermitra dengan insustri dan dunia kerja / IDUKA)., (3) SMK fast Track ( lulusanya setara D2 dan melibatkan IDUKA dan Perguruan Tinggi)., (4) Guru Penggerak dan lainya. “ sekolah vokasi harus memformat ide-ide besar, diterapkan secara teori dan praktek secara inovatif, kompetensi lulusan harus multidimensi bukan sekedar akademis, non semata” (Toton, 2018).

 

Apakah anda bingung menjadi guru disekolah vokasi? jawabannya anda tidak perlu bingung karena anda adalah seorang guru diera cyber physical system (CPS) dan tentu anda telah berdaptasi dengan merubah tantangan menjadi peluang dan kekuatan dengan cara berkolaborasi dengan physical system, komputasi, memperkuat jaringan (network) serta komunikasi secara efektitif.

 

Bagaimana tips dan terik seorang guru sebagai pemimpin pembelajaran disekolah vokasi. Setidaknya anda perlu melakukan hal-hal sebagi berikut.

 

1.      Update selalu informasi tentang sekolah voskasi melalui android anda menemani istirahat anda.

2.      Anda lakukan analisis KI/KD dan sinkronkan dengan semua guru yang ada di sekolah anda agar:

  • Terbangunnya lingkungan belajar yang berpusat pada siswa, SKL dan IDUKA
  • Pembelajaran pada sekolah vokasi berorientasi bahwa produktif meliputi normatif dan adaptif, normatif diliputi oleh    produktif dan adaptif, serta adaptif di liputi oleh produktif dan normatif/ (kolektif kolegiagial)
  • Terbangunnya budaya kerja yang dibutuhkan oleh IDUKA pada proses pembelajaran yang digelarkan disekolah dan     siswa menyerap budaya tersebut pada setiap pembelajaran dilakukan
  • Pembelajaran berbasis teaching faktori
  • Buktikan anda pasti bisa.

3.      Asah pontensi interprenership peserta didik anda.

4.      Bersinergi

5.      Evaluasi.

 

Oleh : Subbihi,S.Pd.,M.Pd




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas