• gambar
  • gambar
  • 12
  • covid 19

Selamat Datang di Website SMKN 2 Bunguran Barat

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMK NEGERI 2 BUNGURAN BARAT

NPSN : 11003175

Jl.Ki Hajar Dewantara RT.11 RW.04 Batubi Jaya Kec.Bunguran Batubi Kab.Natuna


deny@smkn2bungbarat.sch.id

TLP : 081364261112


          

Banner

Jajak Pendapat

Menurut anda Wabah Corona berbahaya atau tidak?
Berbahaya
Biasa Aja
Tidak berbahaya
  Lihat
Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Cukup
  Lihat

Statistik


Total Hits : 82321
Pengunjung : 48016
Hari ini : 33
Hits hari ini : 111
Member Online : 31
IP : 3.230.76.48
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Ahmad Hanafi (Guru)
    2020-12-17 09:32:45

    Wala taiatsu mirrouhillah...
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-06-08 17:47:36

    Badai Pasti Berlalu
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-05-26 08:43:16

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-05-10 17:53:42

    Bismillah
  • Ahmad Hanafi (Guru)
    2020-05-08 20:01:03

    Tetap Tenang dan Sabar adalah Kuncinya..... InsyaAlloh.. #Dirumahaja
  • Deny Wahyu Hidayat (Guru)
    2020-04-26 11:09:18

    undefined
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-04-25 10:25:51

    Selamat menjalankan Ibadah Puasa Bulan Suci Ramadhan 1441 H 2020
  • Deny Wahyu Hidayat (Guru)
    2020-04-21 23:51:45

    SMK BISA
  • Eka Prasetyawan (Guru)
    2020-04-17 12:47:02

    Syukur dan Ikhlas
  • Said Candra Kirana (Guru)
    2020-04-15 11:54:11

    Semangat selalu Dan mudahab kita selalu dalam lindungan Illahi Rabbi

Tantangan Dunia Pendidikan di Masa Pandemi




Pandemi Covid-19 telah memberikan gambaran atas kelangsungan dunia pendidikan di masa depan melalui bantuan teknologi. Namun, teknologi tetap tidak dapat menggantikan peran guru, dosen, dan interaksi belajar antara pelajar dan pengajar sebab edukasi bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan tetapi juga tentang nilai, kerja sama, serta kompetensi. Situasi pandemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kreativitas setiap individu dalam menggunakan teknologi untuk mengembangkan dunia pendidikan. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam, pada acara Medan International Conference on Energy and Sustainability, Selasa (27/10).

 

“Saat ini pandemi menjadi tantangan dalam mengembangkan kreativitas terhadap penggunaan teknologi, bukan hanya transmisi pengetahuan, tapi juga bagaimana memastikan pembelajaran tetap tersampaikan dengan baik,” tutur Nizam.

 

Pada saat yang bersamaan, lanjut Nizam, tantangan ini juga menjadi kesempatan bagi semua tentang bagaimana penggunaan teknologi dapat membantu membawa mahasiswa dan pelajar menjadi kompeten untuk abad ke-21. Keterampilan yang paling penting pada abad ke-21 ialah self-directed learning atau pembelajar mandiri sebagai outcome dari edukasi.

 

Nizam menjelaskan masa pandemi ini dapat melatih serta menanamkan kebiasaan menjadi pembelajar mandiri melalui berbagai kelas daring atau webinar yang diikuti oleh mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga dapat bekerja sama satu dengan yang lain untuk menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran serta menghadapi permasalahan nyata yang ada. Ia pun menambahkan bahwa situasi ini bukan hanya menjadi tantangan bagi mahasiswa, namun juga para dosen dalam menyampaikan edukasi dimana para dosen perlu memastikan bahwa mahasiswa memahami materi pembelajaran.

 

“Pembelajaran daring menjadi tantangan bagi dunia pendidikan dengan situasi Indonesia yang memiliki ribuan pulau. Bagaimana teknologi dapat digunakan, bagaimana penyediaan akses internet pada daerah-daerah terpencil dimana barang elektronik tanpa akses internet pun masih menjadi suatu kemewahan. Ini merupakan tantangan bagi semua pihak, saat ini kita harus bekerja keras bersama bagaimana membawa teknologi menjawab permasalahan nyata yang terjadi pada mahasiswa dan pelajar yang kurang beruntung dalam hal ekonomi maupun teknologi yang berada di daerah-daerah terpencil,” lanjutnya.

 

Kondisi pandemi Covid-19 juga memaksa para pemangku kebijakan di bidang pendidikan untuk dapat menyesuaikan diri dalam melaksanakan proses pembelajaran. Penyesuaian ini diwujudkan melalui kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM), dimana mahasiswa diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan kompetensi baru melalui beberapa kegiatan pembelajaran di luar program studinya.

 

Adapun program-program pada masa pandemi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi berupa relawan pengendalian Covid-19 (RECON), KKN Tematik, Mengajar Dari rumah (MDR), dan Permata Sakti. Seluruh program tersebut diikuti oleh ratusan ribu mahasiswa di seluruh Indonesia.

 

Di sisi lain, Nizam pun menyampaikan masa pandemi ini juga memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk keluar dari pandemi dan menjadi green nation. Menurutnya, sejak pandemi hadir, lingkungan menjadi lebih bersih akibat berkurangnya emisi gas buang, mengingat terbatasnya aktivitas masyarakat di luar rumah.


(YH/DZI/FH/DH/NH/MFS/VAL/YJ/ITR)

Humas Ditjen Dikti
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

 

 

Sumber : https://dikti.kemdikbud.go.id/kabar-dikti/kabar/tantangan-dunia-pendidikan-di-masa-pandemi/




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas